Tampilkan postingan dengan label In Collaboration With (2003). Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label In Collaboration With (2003). Tampilkan semua postingan

Kamis, 09 Mei 2013

Rinduku

Ini adalah lagu karya Harry Roesli yang dinyanyikan Iwan Fals. Seingat saya kang Harry dulu sempat mau diajak bergabung dengan kelompok Swami, namun tidak jadi. Pada lagu ini berkisah mengenai perasaan rindu seseorang pada sang kekasih. Kekasih disini yang dimaksud adalah lawan jenisnya. Lagu bertema cinta ini dinyanyikan Iwan Fals dengan merdu.
Lagu ini awalnya ada dalam album In Collaboration tahun 2003. Kemudian diaransemen ulang dan digabung dalam album In Love tahun 2005.



Rinduku
Iwan Fals / Harry Roesli ( Album In Collaboration With 2003 & In Love 2005 )


Tolong rasakan ungkapan hati
Rasa saling memberi
Agar semakin erat hati kita
Jalani kisah yang ada

Ku tak pernah merasa jemu
Jika kau selalu disampingku
Begitu nyanyian rinduku
Terserah apa katamu

Rambutmu
Matamu
Bibirmu
Ku rindu

Senyummu
Candamu
Tawamu
Ku rindu

Beri aku waktu sedetik lagi
Menatap wajahmu
Esok hari ini atau nanti
Mungkin tak kembali

Ancur

Lagu berlirik kocak ini dibuat oleh Aziz MS, salah satu motor grup band Jamrud yang memang identik dengan lagu-lagu berlirik kocak dan sedikit kotor. Walhasil Iwan Fals mampu menyanyikan lagu ini dengan gayanya sendiri tanpa sedikitpun membuang karakter ceplas ceplos khas Jamrud. 
Silahkan simak liriknya yang penuh dengan kata-kata kotor namun masih terkontrol dan tidak terlalu polos. Lagu tentang kekecewaan seseorang yang ditinggal kawin kekasih hatinya dengan seorang duda. Dia kecewa dan bersumpah mendoakan si duda yang telah merebut kekasihnya itu tidak selamat.



Ancur
Iwan Fals / Aziz MS ( Album In Collaboration With 2003 )


Namamu selalu kubisiki
Dalam tidurku dalam mimpiku
Setiap malam

Hangat tubuhmu melekat di kulitku
Beribu peluk beribu cium
Kita lalui

Tapi kau kabur
Dengan duda anak tiga
Pilihan ibumu

Hatiku hancur
Berserakan berhamburan
Kayak jeroannya binatang

Ya sudah
Kumenangis seadanya
Sekuat tenaga

Ya sudahlah

Kau memang setan alas
Nggak punya perasaan

ANCUUU UUUR

Doaku di akad nikahmu
Semoga si duda diracun orang
Biar terus mampus

Tapi kau kabur
Dengan duda anak tiga
Pilihan ibumu

Hatiku hancur
Berserakan berhamburan
Kayak jeroannya binatang

Ya sudah
Kumenangis seadanya
Sekuat tenaga

Ya sudahlah

Ya sudah
Kumenangis seadanya
Sekuat tenaga

Ya sudahlah

Kau memang “syaiton” alas
Ndak punya perasaan

ANCUUU UUUR

Doaku di akad nikahmu
Semoga si duda diracun orang
Biar terus mampus

Semoga si duda diracun orang
Biar terus mampus

Heh heh heh heh heh

Aku Bukan Pilihan

Lagu ini karya Pongky yang dibuat khusus untuk Iwan Fals. Kisah dalam lirik lagu ini ketika yang menyanyi seorang Iwan Fals adalah kebalikan dari hal yang biasanya terjadi. Biasanya laki-laki yang menduakan cinta seorang wanita. Kali ini berhubung penyanyinya adalah lelaki, maka maknanya adalah perempuan itu yang menduakan cinta sang lelaki.
Pongky menulis lirik lagu ini seperti ingin mendobrak kebiasaan yang ada. Selingkuh bukan hanya milik lelaki, namun perempuan juga berpotensi selingkuh. Begitulah kenyataan yang ada, hanya saja kita sudah terbiasa ditanamkan urusan selingkuh adalah kerjaan lelaki.. oh tidak bissaa.... :)



Aku Bukan Pilihan
Iwan Fals / Pongky ( Album In Collaboration With 2003 )

Kini ku mengungkap tanya
Siapakah dirinya
Yang mengaku kekasihmu itu
Aku tak bisa memahami

Ketika malam tiba
Ku rela kau berada
Dengan siapa kau melewatinya
Aku tak bisa memahami

Aku lelaki tak mungkin
Menerimamu bila
Ternyata kau mendua
Membuatku terluka

Tinggalkan saja diriku
Yang tak mungkin menunggu
Jangan pernah memilih
Aku bukan pilihan

Selalu terungkap tanya
Benarkan kini dia
Wanita yang kukenal hatinya
Aku tak bisa memahami

Tak perlu kau memilihku
Aku lelaki
Bukan tuk dipilih

Senandung Lirih

Erros adalah gitaris dari kelompok musik Sheila On 7. Dia membuat lagu untuk dinyanyikan oleh Iwan Fals. Hasilnya lagu Senandung Lirih yang bercerita mengenai puji pujian kepada sang kekasih hati. Lirik lagu ini memang khas Sheila On 7, kelompok musik anak muda asal Jogjakarta. Dan Erros adalah salah satu penulis lirik buat lagu-lagu populer milik grup musiknya.

Meski lagu ini bertema cinta khas anak muda, namun Iwan Fals berhasil menyanyikannya dengan sempurna dan lagu ini juga cukup populer disenangi pendengar.




Senandung Lirih
Iwan Fals / Eross ( Album In Collaboration With 2003 )


Kau wanita terindah
Yang pernah kutaklukkan
Kau kenapa kau pergi
Kenapa kau pergi

Kau wanita terhebat
Yang pernah memelukku
Kau kenapa kau pergi
Kenapa kau pergi

Helai udara disekitarku
Senandung lirih namamu
Tiap sudut kota yang ku datangi
Senandung lirih namamu

Kau wanita termegah
Yang pernah kudapatkan
Kau kemana kau pergi
Kemana kau pergi

Semoga kau temukan apa yang kau cari
Yang tak kau dapatkan dari aku
Semoga kau temukan apa yang kau cari
Yang tak kau dapatkan dari aku

Helai udara disekitarku
Senandung lirih namamu
Kemana pun kau akan melangkah
Aku yang selalu mengenangmu
Kemana pun kau akan melangkah
Aku yang selalu mengenangmu

La la la la la
La la la la la
La la la la la
Ooh

Sudah Berlalu

Kikan pada saat lagu ini dibuat adalah vocalis band Coklat. Saat itu dia membuat lirik untuk dinyanyikan Iwan Fals. Liriknya sederhana saja, namun nada-nada dalam musiknya tidak bisa lepas dari karakter band Coklat. Lagu ini cukup enak didengarkan dan sesuai dengan gaya bernyanyi Iwan Fals.



Sudah Berlalu
Iwan Fals / Kikan ( Album In Collaboration With 2003 )


Mungkin sudah berlalu
Bersama redup senja
Kita bukanlah satu
Ku tak lagi kau puja

Kini tak akan lagi
Kuharap indah mimpi

Bila tak lagi kau resapi
Cinta hanya tuk dua hati
Jangan lagi kau ucap janji
Bila hanya kau ingkari

Sesuatu Yang Tertunda


Kolaborasi antara Iwan Fals dan band Padi asal Surabaya. Liriknya ditulis oleh Piyu yang merupakan gitaris band Padi. Musiknya juga dikerjakan oleh Padi. Lagu ini duet antara Fadly (vocalis Padi) dan Iwan Fals. Duet ini dilakukan terpisah di tempat yang berbeda lalu digabung menjadi sebuah lagu indah.
Dalam lagu ini Iwan berhasil membuang gaya bernyanyi Fadly Padi yang lembut menjadi gaya bernyanyi khas Iwan Fals yang berkarakter kuat dan penuh distorsi. 

Lagu ini menjadi lagu yang berkualitas tinggi. Pantas menempati deretan lagu-lagu bagus karya anak negeri.




Sesuatu Yang Tertunda
Iwan Fals / Piyu ( Album In Collaboration With 2003 )


Disini aku sendiri
Menatap relung relung hidup
Aku merasa hidupku
Tak seperti yang ku inginkan

Terhampar begitu banyak
Warna kelam sisi diriku
Seperti yang mereka tahu
Seperti yang mereka tahu

Aku merasa disudutkan kenyataan
Menuntut diriku dan tak sanggup ku melawan
Butakan mataku semua tentang keindahan
Menggugah takutku menantang sendiriku

Temui cinta
Lepaskan rasa
Temui cinta
Lepaskan rasa

Disini aku sendiri
Masih seperti dulu yang takut
Aku merasa hidupku pun surut
Tuk tumpukan harap

Tergambar begitu rupa samar
Seperti yang kurasakan
Kenyataan itu pahit
Kenyataan itu sangatlah pahit

Aku merasa disudutkan kenyataan
Menuntut diriku dan tak sanggup ku melawan
Butakan mataku semua tentang keindahan
Menggugah takutku menantang sendiriku

Temui cinta
Lepaskan rasa
Temui cinta
Lepaskan rasa

Rabu, 01 Mei 2013

Suara Hati

Iwan Fals benar-benar lahir kembali, setelah di album sebelumnya orang bertanya-tanya karena Iwan hanya mengaransemen ulang lagu-lagu lama, pada album ini seluruhnya benar-benar baru. Mulai lagu, vokal, musik, benar-benar fresh.

Album ini menjawab pertanyaan tentang kevakuman Iwan dalam bermusik. Lagu-lagu pada album ini berbobot, namun liriknya lebih dewasa tidak senakal dahulu. Iwan menjadi lebih profesional, karena telah memiliki manajemen pribadi yang digawangi oleh istrinya (Rossana). Iwan mulai rajin menggelar konser baik di TV maupun outdoor, dan rata rata sukses tanpa kerusuhan.
Lagu ini semacam jawaban Iwan Fals setelah dia vacum dalam bermusik untuk sekian lama. Dia menyapa suara hatinya yang ingin terus bermusik ditengah suasana yang tidak menguntungkan. Lagu ini awalnya ada dalam album Suara Hati tahun 2002, kemudian diaransemen ulang musiknya dan dimasukkan kedalam album In Collaboration pada tahun 2003.


Suara Hati
Iwan Fals ( Album Suara Hati 2002 & In Collaboration 2003 )


Apa kabar suara hati?
Sudah lama baru terdengar lagi
Kemana saja suara hati?
Tanpa kau sepi rasanya hati

Kabar buruk apa kabar baik?
Yang kau bawa mudah mudahan baik
Dengar dengar dunia lapar
Lapar sesuatu yang benar

Suara hati
Kenapa pergi?
Suara hati
Jangan pergi lagi

Suara hati
Kenapa pergi?
Suara hati
Jangan pergi lagi

Ku dengarkah orang orang yang menangis?
Sebab hidupnya dipacu nafsu
Kau rasakah sakitnya orang yang terlindas?
Oleh derap sepatu pembangunan

Kau lihatkah pembantaian?
Demi kekuasaan yang secuil
Kau tahukah alam yang kesakitan?
Lalu apa yang akan kau suarakan?

Suara hati
Kenapa pergi?
Suara hati
Jangan pergi lagi

Suara hati
Kenapa pergi?
Suara hati
Jangan pergi lagi

Jangan pergi lagi

Kupu Kupu Hitam Putih

Keindahan alam dan lingkungannya selalu menarik perhatian Iwan Fals. Seperti dalam lagu indah ini yang berkisah tentang suasana alam yang asri dengan suara burung burung di dahan dan kupu kupu yang beterbangan.
Iwan Fals mengajak kita untuk selalu bersyukur, mencontoh binatang-binatang yang tidak pernah mengeluh pada keadaan. Mereka menikmati hidup dan pasrah pada rezeki apa saja yang telah didapatnya.
Dalam lagu ini istri Iwan Fals juga ikut menyumbangkan suaranya.Lagu versi awal ada didalam album Suara Hati tahun 2002, kemudian di aransemen ulang musiknya dan dimasukkan kedalam album In Collaboration tahun 2003.




Kupu Kupu Hitam Putih
Iwan Fals ( Album Suara Hati 2002 & In Collaboration 2003 )


Menunggu matahari terbit
Di musim hujan
Mendung menjadi teman
Ada juga keindahannya

Butir embun yang ada didaun
Bagai intan berlian
Lebih riang ia berkilauan
Karena matahari tertutup awan

Suara burung burung didahan
Nyanyian alam
Bekerja ia mencari makan
Ada juga yang membuat sarang

Iri aku menyaksikan itu
Tapi kutekan aku harus bersyukur
Berguru pada kenyataan
Pada makhluk Tuhan yang katanya tak berakal

Mendung datang lagi
Setelah hangat sebentar
Butir embun hilang
Aku jadi termenung

Mencari pegangan
Mencoba untuk bersandar
Langit makin hitam
Aku jadi berharap pada hujan

Kupu kupu hitam putih
Terbang di sekitarku
Melihat ia menari
Hatiku terpatri

Sepasang merpati
Bercumbu dibalik awan
Kemudian ia turun menukik
Sujud syukur padanya

Hadapi Saja

Lagu ini merupakan lagu penghibur diri Iwan Fals sendiri setelah anak pertamanya meningga dunia. Ini lagu untuk menyemangati Iwan Fals dan Keluarganya. Dia mengajak untuk menghadapi segala persoalan. Menghadapi cobaan dengan pasrah karena seorang anak adalah titipan yang bila sewaktu-waktu diambil maka kita harus memasrahkannya.
Dalam lagu ini, istri Iwan Fals juga ikut bernyanyi pada lagu versi awal. Lagu ini versi awal ada di album Suara Hati tahun 2002, kemudian musiknya di aransemen ulang oleh Ahmad Dhani dibantu dengan Ari Lasso sebagai backing vocal dan dimasukkan kedalam album In Collaboration tahun 2003.




Hadapi Saja
Iwan Fals ( Album Suara Hati 2002 & In Collaboration 2003 )


Relakan yang terjadi
Tak kan kembali
Ia sudah miliknya
Bukan milik kita lagi

Tak perlu menangis
Tak perlu bersedih
Tak perlu tak perlu sedu sedan itu
Hadapi saja

Pasrah pada Ilahi
Hanya itu yang kita bisa
Ambil hikmahnya
Ambil indahnya

Cobalah menari
Cobalah bernyanyi
Cobalah cobalah mulai detik ini
Hadapi saja

Hilang memang hilang
Wajahnya terus terbayang
Berjumpa dimimpi
Kau ajak aku
Tuk menari bernyanyi
Bersama bidadari, malaikat
Dan penghuni surga

Belalang Tua


Menurut pengakuan Iwan Fals, lagu ini dibuat berdasarkan kenyataan yang dia lihat. Dia mengamati binatang belalang yang dianggap usianya sudah tua di kebun rumahnya. Belalang itu makan dengan rakusnya meskipun sudah tua. Belalang itu tidak mengehntikan makannya dan terus menghabiskan daun daun disana, tetapi walau sampai habis daunnya, belalang itu tak jatuh juga.
Namun rupanya pemahaman pendengar lagu ini berbeda. Pendengar mengartikan belalang tua sebagai seorang pemimpin yang rakus. Seorang penguasa yang enggan menyerahkan kekuasaannya kepada generasi muda. Ini mirip dengan keadaan yang terjadi di Indonesia pada masa yang lalu.

Lagu ini versi awalnya ada dalam album Suara Hati tahun 2002 dan kemudian diaransemen ulang dalam album In Collaboration tahun 2003.




Belalang Tua
Iwan Fals ( Album Suara Hati 2002 & In Collaboration 2003 )


Belalang tua diujung daun
Warnanya kuning kecoklat coklatan
Badannya bergoyang ditiup angin
Mulutnya terus saja mengunyah
Tak kenyang kenyang

Sudut mata kananku tak sengaja
Melihat belalang tua yang rakus
Sambil menghisap dalam rokokku
Kutulis syair
Tentang hati yang khawatir

Sebab menyaksikan
Akhir dari kerakusan
Belalang tua
Yang tak kenyang kenyang

Seperti sadar kuperhatikan
Ia berhenti mengunyah
Kepalanya mendongak keatas
Matanya melotot melihatku tak senang

Kakinya mencengkram daun
Empat didepan dua dibelakang
Bergerigi tajam

Sungutnya masih gagah menusuk langit
Berfungsi sebagai radar

Belalang tua masih saja melihat marah kearahku
Aku menjadi grogi dibuatnya
Aku tak tahu apa yang dipikirkan
Tiba tiba angin berhenti mendesir
Daun pun berhenti bergoyang

Walau hampir habis
Daun tak jadi patah
Belalang yang serakah
Berhenti mengunyah

Kisah belalang tua diujung daun
Yang hampir jatuh tetapi tak jatuh
Kisah belalang tua yang berhenti mengunyah
Sebab kubilang tak kenyang kenyang

Kisah belalang tua diujung daun
Yang kakinya berjumlah enam
Kisah belalang tua yang berhenti mengunyah
Sebab kubilang kamu serakah

Belalang tua diujung daun
Dengan tenang meninggalkan harta karun
Warnanya hijau kehitam hitaman
Berserat berlendir
Bulat lonjong sebesar biji kapas

Angin yang berhenti mendesir
Digantikan hujan rintik rintik

Aku yang menulis syair
Tentang hati yang khawatir
Tak tahu kapan
Kisah ini akan berakhir

Kisah belalang tua diujung daun
Yang hampir jatuh tetapi tak jatuh
Kisah belalang tua yang berhenti mengunyah
Sebab kubilang tak kenyang kenyang

Kisah belalang tua diujung daun
Yang kakinya berjumlah enam
Kisah belalang tua yang berhenti mengunyah
Sebab kubilang kamu serakah
Postingan Lama Beranda

Entri Terfals

Like

 

Kalender

Total Pengunjung

follow Me

Followers

 

Footer

Oi Pagar Alam